MUTU DAN PROFESIONAL GURU

Oleh :
Prof. DR. H. Isjonim M.Si
Peningkatan mutu dan profesionalisme guru tidak dapat dipisah-pisahkan. Dua hal ini akan memberikan warna terhadap kualitas pendidikan di Provinsi Riau. Peningkatan mutu mutlak dilakukan, dan semua pihak ikut bersatupadu saling bahu membahu.
Peran pemerinah sangat besar di dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, pemerintah secara terus menerus melakukan upaya-upaya stategis bagaimana mutu pendidikan setiap tahun selalu meningkat. Hal ini ditandai dengan beberapa kali perubahan kurikulum, tujuan perubahan tersebut tidak lain, agar mutu pendidikan meningkat, dan bagai mana terwujud pendidikan bermutu.
Apa yang kita saksikan, bahwa perubahan kurikulum pendidikan belum menunjukkan hasl maksimal, dan belum mampu untuk mengangkat marwah pendidikan di dengeri ini, sehingga harapan agar negeri kita sejajar dengan bangsa-bangsa lain belum dapat terwujud.
Peningkatan mutu pendidikan tidak terlepas dari peran guru, karena guru merupakan tokoh sentral di dalam proses pembelajaran. Guru yang profesional, akan mampu menhasilkan murid yang bermutu pula. Oleh sebab itu, untuk mewujudkan pendidikan bermutu, diperlukan guru-guru profesional.
UPAYA PENINGKATAN MUTU
Upa upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan di negeri kita, strategis antara lain :
Pertama, Komitmen semua pihak, baik pemerintah, masyarakat, sekolah, orang tua, dan murid, untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan.
Kedua, menimplementasikan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam rangka memberikan otonomisasi kepada sekolah secara penuh.
Ketiga, meningkatkan tenaga guru, karena saat ini negeri kita Riau saja kekurangan guru ribuan orang.
Keempat, meningkatkan kualitas guru, disemua jenjang dan jenis pendidikan, baik melalui penyetaraan pendidikan, maupun berupa diklat-diklat.
Kelima, menciptakan iklim dan suasana kompetitif dan kooperatif antara sekolah dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan sekolah masing-masing.
Keenam, pengadaan inprastruktur sekolah, terutama berkenaan dengan penyediaan sarana pembelajaran, seperti laboratorium, pustaka, UKS, dan ruang belajar yang memadai.
Ketujuh, membenahi manajemen sekolah dan manajemen kelas, dan ini secara langsung akan berkaitan dengan mutu pendidikan.
PROFESIONALISME GURU
Peningkatan profesional guru mutlak dilakukan, karena akan berkaitan dengan mutu pendidikan, upaya yang dapat dilakukan di dalam meningkatkan profesioanl guru antara lain :
1. Memilihi guru merupakan pilihan utama dan utama bagi calon mahasisw LPTK.
2. Rekruitmen calon guru, tentunya mahasiswa yang ingin menjadi guru, harus melalui berbagai seleksi, tidak hanya kemampuan tertulis, juga dilakukan psikotes dan tes psikologi.
3. Pada tataran pertama memilih guru sebagai profesi, bahwa pilihannya untuk menjadi guru berdasarkan hati nurani (rouping), dan bukan karena paksaan.
4. Guru memiliki motivasi untuk terus belajar dan belajar, melalui motivasinya membaca, mendengar dan melihat berbagai media massa ataupun buku-buku yang bermanfaat dan memberi dampak terhadap keluasan materi yang akan diajarkannya, atau memperluas bahan ajar dari bidang ilmunya.
5. Menghayati dan memahami hakii dari kode etik guru, karena semua komponen di dalamnya merupakan acuan dan rambu-rambu yang harus diimplementasikan oleh guru, baik dikelas maupun masyarakat.
6. Mau dan bersedia tanpa paksaa untuk mengikuti berbagai diklat, sehingga dapat menambah pengetahuan dan keterampilan guru.
7. Pada pikiran guru, bahwa pendidikan yang diperolehnya masih minim, dan karena itu guru harus selalu menuntut ilmu
8. Guru menyadari sepenuhnya, bahwa profesi yang dipilihnya merupakan anugerah dan rahmat Allah SWT, yang patut disyukuri
PENUTUP
Antara lain peningkatan mutu dan guru prpfesional merupakan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan.
Kedua dua menyatu, dan saling bersatu untuk mewujudkan pendidikan bermutu sebagai mana yang diharapkan bersama.

Satu Tanggapan

  1. Pak Isjoni terkesan PGRI kota Pekanbaru maupun Propinsi tidak memperjuangkan aspisari guru yang sebenarnya.apa yang diperbuat dan dan apa yang menjadi sasaran PGRI tidak jelas terutama terhadap guru. Yang jelas pengutan uang untuk PGRI tiap bulan dipotong uang untuk apa, kenapa ini terjadi kalaulah dapat jelaskan bauat laporang jangan lagi seperti membangun wisma PGRI, dan gedung PGRI jalan Suka terus yang kini dijadikan kantor Kenapa sampai begini ?????????????
    Untuk itu urus PGRI ini dengan kebenaran dan keikhlasan jangan lagi mengatasnamakan …..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: