PETIR

Oleh : Rustam, S.Hi

petirAlloh SWT berfirman dalam Q.S Al Baqarah (2) ayat 19dan 55
“Orang-orang yang saat itu seperti orang-orang yang ditimpa hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guru dan kilat, mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena mendengar suara petir, lantaran takut mati. Dan Allh meliputi orang-orang yang kafir. “ “ dan ingatlah ketika kamu berkata : Ya Musa, kami tidak akan percaya kepada mu sampai kami melihat Alloh dengan jelas, maka kamu disambar oleh petir, sedangkan kamu melihatnya.”

Para ikhwan Fiddin Rahimakumullah.
Kalau kita bicara tentang petir, para ilmuan fisika mendefinisikan petir dengan kumpulan suara gemuru yang diserta kilat yang sering terjadi menjelang atau saat hujan. Petir adalah loncatan bunga api yang terjadi karena tidak seimbangnya muatan “proton” yang bersifat positif dan negative.

Jika sekumpulan awan yang bermuatan dua unsure tersebut bergesekan dengan udara maka awan itu akan bermuatan listrik. Dan apabila dua wan yang bermuatan itu saling bertemu, maka terjadilah loncatan bunga”api listrik atau petir” dan apabila petir itu dapat menyentuh tanah, maka akan terjadi kilat yang dapat menimbulkan hawa panas yang sangat besar sehingga setiap udara yang dilaluinya akan memuai dengan cepat dan akan dapat menimbulkan guruh atau Guntur.
Tapi, jika kita merujuk dengan peristiwa-peristiwa yang menimpa umat-umat terdahulu sebagai mana yang Alloh informasikan lewat dua surat Al-Bakarah di atas, maka petir merupakan alat pemusnah manusia pembangkang kepada Alloh SWT.

Mari kita ingat kembali sejarah umat Musa AS yang menantang dan mengingkari kerasulan Musa sebagai pembawa risalah Alloh SWT. Mereka mau beriman kepada Alloh dan Musa jika mereka dapat melihat Alloh secara lansung dan jelas.
Para ikhwan Fiddin Rahimakumullah.

Jika Wilayah-wilayah lain di negeri ini Alloh SWT hukum dengan berbagai bentuk bencana seperti gempa bumi. Tsunami, banjir Bandang, dan lain sebagai mana. Maka diwilayah kita, bias jadi Alloh hokum dengan cara lain seperti dengan mendatangkan angin Putting Beliung dan petir.
Kita masih ingat dengan kejadian-kejadian yang menimpa sebagian dari saudara-saudara kita yang disambar petir hinggatewas berbagai wilayah di Riau ini. Mulai dari Pekanbaru, Kampar, Kuansing dan terkahir di Pelalawan.

Oleh karena itu sebelum Alloh murka bala menimpa, sebelum petir dating menyambar, mari kita lakukan upaya pencegahan dengan memaksimalkan fungsi kita sebagai Abdi Alloh di Bumi.
Dikala Petir di jadikan Alloh pemusnah umat-umat terdahulu, yang membangkang dan durhaka kepada Alloh, maka petir juga dapat kita jadikan sebagai penangkal murka Alloh itu.

Petir yang dimaksud adalah :
1. Perbaiki hubungan kita dengan Alloh SWT. Jika hubungan kita dengan Alloh baik, maka Alloh akan karuniakan keberkatan dari langit dan bumi )(Q.S Ali Imbron (3) ayat 103 dan Al-A’raf (7) ayat 96
2. Enyahkan kesombongan dari diri., baik kesombongan kepada Alloh, kepada sesame manusia maupun kepada makhluk lainnya. Jika kesombongan dapat kita singkirkan, maka kehidupan yang harmonis dan damai bias kita rasakan.
3. Tanamkan kejujuran dalam setiap aktifitas kita. Kejujuran adalah kunci menuju kebaikan dan kebaikan itu adalah tiket ke surge (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Ikhlaslah dalam beraktifitas dan ibadah, karena ikhlas adalah kunci ibadah untuk bias di terima Alloh SWT (Lihat Q.S Al Baiyainah (98) ayat 5
5. Raihlah Ridho Alloh dengan melaksanakan semua perintahnya dan meninggalkan semua larangannya.

Dengan demikian, Insya Alloh Petir yang sesunggunya tidak akan diledakkan dan tidak akan menyambar kita, semoga.

4 Tanggapan

  1. menimba ilmu di blog sahabat

  2. terima kasih. atas kunjungannya.

  3. semoga kita selalu dalam lindungannya amin…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: