Mahasiswa PPL dari Universitas Islam Riau

Assalamualaikum wr.wb…pak…!!
Alhamdulilah kita kembali bertemu, semoga allah swt selalu memberi kemudahan dan kesehatan utuk kita bisa menjalani aktivitas kita sehari-hari. malu rasanya ketika telpon berdering sebagai tanda peringatan , dan ini bukanlah hal yang disengaja ya pak…, tapi aktivitas yang banyak yang terus menerus membuat ana terlupa akan janji ana untuk menulis kata-kata ini.dan terus terang dengan aktivitas yang banyak sulit bagi ana untuk membagi waktu, manejmen waktu ini merupakan problem terbesar ana sekarang. Maka sebelumnya ana minta maaf yang sedalam-dalamnya kepada orang-orang yang pernah janjinya tidak tertepati, khususnya buat pak syaiful yang ana hormati.
Singkat saja, disini ana diminta untuk menuliskan kata-kata tentang ppl, sulit dan berat untuk ana lakukan , karena berbicara tentang ppl penuh dengan haru dan kenangan yang sungguh manis,tapi walaupun demikian , maw tidak mau, ana harus melakukan karena ini sebuah permintaan, dan kelak bisa menjadi kenang-kengan buat kita semua, khususnya buat ana pribadi.Tidak terasa, rasanya baru saja kemaren ana baru melaksanakan ppl ini, tapi sekarang ana sudah melewatinya, ppl yang diawali dari tanggal 28 agustus dan diakhiri sampai tanggal 31 november 2009 sungguh sangat berkesan, baek guru, anak murid dan teman –teman seperjuangan dari berbagai jurusan.

Mengingat masa ppl, sungguh Tidak ada kata yang mampu ana ucapkan ini selain dari kata haru, dan sungguh luar biasa sekali ana diberi kepercayaan dan kesempatan untuk bisa berdiri, dan memberi kan ilmu ana dihadapan anak didik, apalagi kebahagian yang sungguh sangat luar biasa yang ana rasa ketika, anak-anak tahu/paham dengan apa yang ana ajari, satu kata yang membuat ana terharu dan tidak akan pernah dilupakan seumur hidup ana, dikala salah seorang anak didik ana berkata” mis..kami sungguh sangat senang cara miss ngajar kami, kami bisa paham dengan apa yang miss ajarkan,kalau miss yang ajarkan kami maka kami tidak akan benci dengan bahasa inggris, ternyata bahasa inggris tidak serumit yang apa yg kami

bayangkan…??mis ajalah yang jadi guru bahasa ingris kami yach!!!! Subhanallah kata-kata itu membuat ana jadi terharu dan ingin menagis. dan sungguh ini hal yang tidak akan ana lupakan, dan buat guru-guru yang ana hormati terus lah memberi, insya allah allah akan membalas dengan apa yang telah engkau beri.

Dan satu hal lagi yang menjadi pembelajaran yang sungguh sangat luar biasa juga yang ana dapatkan dari seorang kepala sekolah yang sungguh subhanallah sekali, yang memeberi ilmu yang dan didikan yang luar biasa, budi pekertinya, keramah tamahannya, keibuwan, bijaksana, dan jiwa pendidik yang sungguh subnallah, wajib kita copy, thaks my mom, terakhir buat pak syaiful senang rasanya bisa bertemu dengan sosok pak syaiful, sosok yang bisa menjadi contoh, dan inspirasi buat ana dalam menempuh hidup ini, selalu riang , penuh dengan semangat. semoga tetap semangat every time yach pak…!!!
Wallahualambisowab…

GURU MENUJU PERUBAHAN

Oleh : Prof DR H. Isjoni, M.Si
Bila kita teringat sejarah dunia di mana pada saat Perang Dunia II, setelah Nagasaki dan Hiroshima di bom oleh sekutu, langkah pertama yang ditempuh pemerintah Jepang, mendata kembali berapa jumlah guru dan dokter yang tersisa. Mereka mulai membangun negara yang porak-poranda dari bidang pendidikan dan kesehatan. Hasilnya sangat menakjubkan.

Setelah kurang lebih 20 tahun, dengan kerja keras yang tak kenal lelah, Jepang mempu mensejajarkan negaranya dengan negara-negara maju lainnya. Lahirlah kekuatan baru di kawasan Asia saat itu. Untuk bidang pendidikan di kawasan Asia, Jepang juga sebagai negara terbaik, di samping India, Korea Selatan dan Singapura.

Kisah nyata itu menyadarkan kita, betapa besar peran guru dalam membangun suatu bangsa. Ironisnya, di negara kita tercinta, profesi guru dan peran guru, kurang diperhitungkan. Malah cenderung dikesampingkan. Pada masa rezim Orde Baru profesi guru malah identik dengan kemiskinan, dan ketidakberdayaan, kelompok masyarakat yang tahan lapar, dan selalu cicerca dan dipuja.

Profesi guru tidak membanggakan. Guru adalah input pelarian dari anak orang miskin yang tidak berkecukupan, karena kehidupan yang jauh dari cukup sebuah keluarga, sehingga anaknya dimasukan ke sekolah guru. Potret Oemar Bakri seperti dikiaskan dalam sebuah lagu Iwan Fals yang jauh dari pantas.

Dalam masa itu, kelompok Guru tidak lebih dari sekadar alat politik dari rezim yang berkuasa. Untuk membius kelompok ini, regim berkuasa saat itu, menganugerahkan gelar ”Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” dalam sebuah bait lagu.

Citra guru yang terbentuk di dalam dirinya sampai saat ini, menurut saya, bukanlah sosok berdasi, intelektual ulung dalam menyiapkan masa depan, tetapi sekadar sebagai pekerja penjual suara yang kerja kesehariannya berangkat subuh pulang malam, tetapi kering finansial. Praktis, citra guru teredusir sedemikian rupa di balik keagungan harapan yang meluap. Permasalahannya: bagaimana kita dapat membangun citra kita sendiri sebagai guru, agar peran dan profesionalitas kita terpenuhi?

UU Nomor 14 sudah disahkan dan saat ini, apresiasi masyarakat semakin tinggi terhadap Guru, Pemerintah semakin sungguh-sungguh berupaya mensejahterakan Guru, media massa semakin gencar memberitakan tentang kinerja guru. Dari segi kemampuan ekonomis, guru tidak lagi dipandang sekadar sebagai pekerjaan yang tidak menjadi perhatian orang. Pergi pagi pulang petang pendapatan pas-pasan (P4).
Bagaimana dengan kita sendiri sebagai pelaku utama pendidikan, penggerak pendidikan, pemegang kendali pendidikan, pencerdas anak bangsa, yang dalam UU Dosen dan Guru disebut tenaga profesional. Sama dengan dokter, pengacara dan lain-lain?

Banyak pernyataan kritis sering kita dengar, kita lihat, dan kita baca menyangkut eksistensi, kompetensi, dan kinerja kita sebagai tenaga profesional memang masih memprihatinkan. Kenyataan rendahnya kompetensi, etos kerja, dan kinerja guru, seperti dikemukakan oleh Fasli Djalal, peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan menyebutkan hampir separuh dari sekitar 2,7 juta guru di Indonesia tidak layak mengajar di sekolah.

75.648 di antaranya guru SMA. Pernyataan itu disampaikan berkenaan dengan wacana guru profesional dan guru kompeten sebagai syarat untuk memperoleh tunjangan profesi guru dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Pernyataan yang merujuk pada rendahnya kompetensi dan etos kerja guru itu juga pernah diungkapkan oleh menteri pendidikan pada masa itu, Wardiman Djojonegoro dalam wawancara di TPI tanggal 16 Agustus 2008. Dalam wawancara itu ia mengemukakan hanya 43 persen guru yang memenuhi syarat. Artinya sebagian besar guru (57 persen) tidak atau belum memenuhi syarat, tidak kompeten, dan tidak profesional untuk melaksanakan tugasnya. Pantaslah kalau kualitas pendidikan kita jauh dari harapan dan kebutuhan dunia kerja.

PETIR

Oleh : Rustam, S.Hi

petirAlloh SWT berfirman dalam Q.S Al Baqarah (2) ayat 19dan 55
“Orang-orang yang saat itu seperti orang-orang yang ditimpa hujan lebat dari langit disertai gelap gulita, guru dan kilat, mereka menyumbat telinganya dengan anak jarinya, karena mendengar suara petir, lantaran takut mati. Dan Allh meliputi orang-orang yang kafir. “ “ dan ingatlah ketika kamu berkata : Ya Musa, kami tidak akan percaya kepada mu sampai kami melihat Alloh dengan jelas, maka kamu disambar oleh petir, sedangkan kamu melihatnya.”

Para ikhwan Fiddin Rahimakumullah.
Kalau kita bicara tentang petir, para ilmuan fisika mendefinisikan petir dengan kumpulan suara gemuru yang diserta kilat yang sering terjadi menjelang atau saat hujan. Petir adalah loncatan bunga api yang terjadi karena tidak seimbangnya muatan “proton” yang bersifat positif dan negative.

Jika sekumpulan awan yang bermuatan dua unsure tersebut bergesekan dengan udara maka awan itu akan bermuatan listrik. Dan apabila dua wan yang bermuatan itu saling bertemu, maka terjadilah loncatan bunga”api listrik atau petir” dan apabila petir itu dapat menyentuh tanah, maka akan terjadi kilat yang dapat menimbulkan hawa panas yang sangat besar sehingga setiap udara yang dilaluinya akan memuai dengan cepat dan akan dapat menimbulkan guruh atau Guntur.
Tapi, jika kita merujuk dengan peristiwa-peristiwa yang menimpa umat-umat terdahulu sebagai mana yang Alloh informasikan lewat dua surat Al-Bakarah di atas, maka petir merupakan alat pemusnah manusia pembangkang kepada Alloh SWT.

Mari kita ingat kembali sejarah umat Musa AS yang menantang dan mengingkari kerasulan Musa sebagai pembawa risalah Alloh SWT. Mereka mau beriman kepada Alloh dan Musa jika mereka dapat melihat Alloh secara lansung dan jelas.
Para ikhwan Fiddin Rahimakumullah.

Jika Wilayah-wilayah lain di negeri ini Alloh SWT hukum dengan berbagai bentuk bencana seperti gempa bumi. Tsunami, banjir Bandang, dan lain sebagai mana. Maka diwilayah kita, bias jadi Alloh hokum dengan cara lain seperti dengan mendatangkan angin Putting Beliung dan petir.
Kita masih ingat dengan kejadian-kejadian yang menimpa sebagian dari saudara-saudara kita yang disambar petir hinggatewas berbagai wilayah di Riau ini. Mulai dari Pekanbaru, Kampar, Kuansing dan terkahir di Pelalawan.

Oleh karena itu sebelum Alloh murka bala menimpa, sebelum petir dating menyambar, mari kita lakukan upaya pencegahan dengan memaksimalkan fungsi kita sebagai Abdi Alloh di Bumi.
Dikala Petir di jadikan Alloh pemusnah umat-umat terdahulu, yang membangkang dan durhaka kepada Alloh, maka petir juga dapat kita jadikan sebagai penangkal murka Alloh itu.

Petir yang dimaksud adalah :
1. Perbaiki hubungan kita dengan Alloh SWT. Jika hubungan kita dengan Alloh baik, maka Alloh akan karuniakan keberkatan dari langit dan bumi )(Q.S Ali Imbron (3) ayat 103 dan Al-A’raf (7) ayat 96
2. Enyahkan kesombongan dari diri., baik kesombongan kepada Alloh, kepada sesame manusia maupun kepada makhluk lainnya. Jika kesombongan dapat kita singkirkan, maka kehidupan yang harmonis dan damai bias kita rasakan.
3. Tanamkan kejujuran dalam setiap aktifitas kita. Kejujuran adalah kunci menuju kebaikan dan kebaikan itu adalah tiket ke surge (HR. Bukhari dan Muslim)
4. Ikhlaslah dalam beraktifitas dan ibadah, karena ikhlas adalah kunci ibadah untuk bias di terima Alloh SWT (Lihat Q.S Al Baiyainah (98) ayat 5
5. Raihlah Ridho Alloh dengan melaksanakan semua perintahnya dan meninggalkan semua larangannya.

Dengan demikian, Insya Alloh Petir yang sesunggunya tidak akan diledakkan dan tidak akan menyambar kita, semoga.

ILALANG OH ILALANG

lalang
Di sebuah tepian ladang, seorang anak memperhatikan ayahnya yang terus saja bekerja. Sang ayah terlihat menggemburkan tanah dengan cangkul, membaurkan pupuk di sekitar tanaman, dan membabat tumbuhan liar di sekitar ladang. Sesekali, sang ayah harus mencabut ilalang. Anak itu terus memperhatikan dengan heran.

“Kenapa ayah melakukan itu? Bukankah ilalang itu masih terlalu kecil untuk dicabut?” teriak si anak sambil berjalan mendekati ayahnya. Ia membawakan air yang baru saja ia tuang ke sebuah gelas kayu. Sambil tangan kiri menghapus peluh, tangan kanan ayah anak itu meraih gelas dari tangan kecil anaknya.

“Anakku, inilah pekerjaan petani. Kelak kamu akan tahu,” jawab sang ayah singkat. Setelah minum, petani itu memanggul cangkul di dekatnya. “Hari sudah sore! Mari kita pulang, Nak!” ucap sang ayah sambil meraih pundak anak lelakinya itu.

Sepulang dari ladang, petani itu sakit. Hingga beberapa hari, ia dan anaknya tidak bisa ke ladang yang jaraknya sekitar satu jam berjalan kaki, naik dan turun. Petani itu tampak gelisah. Ia seperti ingin memaksakan diri berangkat ke ladang.

“Ayah kenapa? Bukankah waktu itu ladangnya sudah ayah bersihkan, dipupuk, dan dipagar,” suara anak itu sambil membantu ayahnya bangun dari tempat tidur. “Itu belum cukup, Nak. Kelak kamu akan tahu!” ucap si petani sambil tertatih-tatih keluar rumah. Ia mengajak anaknya pergi ke ladang.

Setibanya di ladang, anak itu terperangah. Ia seperti tidak percaya apa yang dilihat. Hampir seluruh ladang ditutupi ilalang. Cabai dan tomat yang tumbuh mulai membusuk. Daun-daunnya pun dihinggapi ulat.

“Anakku, inilah yang ayah maksud tugas petani. Kini kamu paham, kenapa ayah gelisah. Karena seorang petani tidak cukup hanya menanam, menebar pupuk, dan memagar tanamannya. Tapi, ia juga harus merawat. Tiap hari, tiap saat!” jelas sang ayah sambil menatap sang anak yang masih terkesima dengan ilalang di sekitar ladang ayahnya.

**

Mereka yang terpilih Allah swt. sebagai pegiat dakwah, sadar betul kalau tugasnya begitu penting, mulia, dan sekaligus berat. Berat karena tugas itu tidak cukup sekadar menanam kesadaran, menebar sarana dakwah, dan memagari ladang dakwah dari terjangan angin dan hewan perusak. Lebih dari itu, ia harus merawat.

Seperti halnya ladang tanaman, ladang dakwah bukan benda mati yang akan lurus-lurus saja kalau ditinggal pergi. Tanahnya hidup. Udara di sekitar pun dinamis. Yang akan tumbuh bukan saja tanaman yang diinginkan, tanaman liar seperti ilalang pun akan tumbuh subur merebut energi kesuburan ladang. Belum lagi telur-telur hama yang hinggap ke daun tanaman setelah berterbangan digiring angin.

Pegiat dakwah persis seperti seorang petani terhadap tanamannya. Ia sebenarnya sedang berlomba dengan ilalang dan hama. Kalau ia tidak sempat merawat, ilalang dan hama yang akan ambil alih. Kelak, jangan kecewa kalau buah-buah tanaman yang akan dipetik sudah lebih dulu membusuk. (Kiriman dari Kurnia Pratiwi)

ISRAEL CIPTAKAN GEMPA, SIAP MUSNAHKAN MASJID AL AQSA

YERUSALEM TERJAJAH – Para ahli memperingatkan tentang adanya skema dari kaum Zionis untuk menciptakan ulang sebuah gempa buatan yang dirancang untuk merobohkan masjid Al Aqsa. Para ahli menekankan bahwa Israel sudah mengungkapkan rencananya tersebut di televisi dan artikel surat kabar yang tidak terhitung jumlahnya mengenai penghancuran Al Aqsa dengan cara menciptakan gempa buatan.

Rencana yahudi 1

Dalam rencananya, Israel akan menciptakan gempa buatan melalui penanaman bom di sebelah barat Negev, di sebuah laut di Eilat, kemudian orang-orang akan merasakan getaran dari ledakan tersebut, lalu para ilmuwan memberikan keterangan, sementara Israel menyatakan bahwa ada “gempa bumi” melanda daerah tersebut dan menyebabkan atap-atap bangunan menjadi runtuh.

Rencana yahudi 2

Para ahli menambahkan: “Ada kemungkinan Israel mempergunakan jalur terowongan lebih banyak daripada menggunakan jet F-16 untuk menembus tembok suara masjid tersebut yang dihancurkan oleh serangan penjajahan.

Rencana yahudi 3

Israel sekarang meningkatkan pengalian dan pembangunan terowongan dibawah masjid Al Aqsa dengan tujuan utama yang sangat jahat, yaitu agar fondasi Al Aqsa menjadi rapuh dan setiap saat siap runtuh,” Ditekankan bahwa gempa/getaran sekecil apapun akan sedikit menenggelamkan masjid.

Rencana yahudi 4

Ditambahkan lagi, bahwa Israel tidak akan menunggu hingga terjadi gempa bumi sungguhan, untuk mempercepat proses penghancuran Al Aqsa, Israel sudah merancang gempa bumi buatan dan untuk segera menghancurkan masjid Al Aqsa, dengan mengambil kesempatan ditengah lemahnya persatuan bangsa Arab dan diamnya mereka terhadap penggalian yang dilakukan oleh tangan-tangan terkutuk Yahudi Israel di kompleks Al Aqsa.

Para ahli memandang penggalian di sekitar kompleks masjid Al Aqsa tersebut sebagai skema licik Israel untuk melenyapkan Al Aqsa, yang merupakan tempat suci ketiga bagi umat Muslim.

Ruang hampa yang dibuat dibawah masjid ditambah dengan fondasi yang semakin rapuh ditambah lagi dengan pengalian pasir dan batu semakin menunjukkan bukti nyata bahwa Al Aqsa tengah dalam kondisi genting.

Israel mempergunakan bahan kimia untuk melelehkan batu-batu dan juga bahan peledak dalam jumlah besar, keduanya kemudian dimaksimalkan oleh ledakan yang ditimbulkan oleh guncangan dan ledakan sekecil apapun. Walaupun demikian, hampir bisa dipastikan bahwa Israel akan menggunakan kekuatan maksimum agar struktur bangunan masjid ikut hancur berkeping-keping.

Tahapan pertama proses penggalian masjid Al Aqsa sudah dimulai setelah perang tahun 1967, dengan pembantaian da pemusnahan orang-orang Maroko yang tinggal berdekatan dengan tembok ratapan di sisi barat masjid Al Aqsa, dan pembuatan gerbang masuk Mughrabi sebagai jalan dari tikus-tikus kelaparan Yahudi yang terdiri dari para serdadu penjajah, dan juga para kaum Yahudi pindahan menuju kompleks masjid.

Setelah melakukan penjajahan, Israel langsung melakukan penggaliandibawah masjid Al Aqsa untuk “mencari kuil Yahudi”.

Kaum Yahudi sangat ingin segera menjalankan skema penghancuran masjid Al Aqsa, dan nantinya seluruh umat Muslim. Ini bukan lagi sekedar peringatan dan tulisan dalam artikel, yang paling gawat adalah konspirasi yang diciptakan Israel dalam sejarah, Israel juga mengklaim bahwa penerapan rencana besar Yahudi tersebut sebagai hal yang paling penting.

Selain itu, Israel juga dengan lancang membangun puluhan sinagog mengelilingi masjid Al Aqsa sinagog-sinagog tersebut semuanya dibangun diatas tanah wakaf dan real estate milik bangsa Arab dan juga wilayah bersejarah warisan umat Muslim, dan tidak ada upaya apapun yang mampu dilakukan umat Muslim untuk mempertahankannya.

Sheikh Ra’ed Salah, kepala Gerakan Islam untuk tanah terjajah 1948, menyerukan kepada dunia Arab dan Islam untuk menandai tanggal 7 Juni, hari jatuhnya Yerusalem pada tahun 1967, sebagai saat untuk mendukung kota terjajah Yerusalem dan juga Masjid Aqsa.

Komite pembangunan ulang dari Masjid Al-Aqsa dan Kubah Batu, memperingatkan bahwa penggalian yang dijalankan oleh Israel di bagian Timur Yerusalem merupakan sebuah ancaman besar bagi Islam dan keagamaan Arab dan kawasan historis khususnya Masjid Aqsa yang mungkin bisa roboh oleh gempa buatan ataupun gempa alami.

Ra’if Najm, kepala deputi dari komite tersebut, menyatakan dalam pers bahwa tujuan dari penggalian tersebut, seperti yang dikatakan arkeolog Israel, adalah untuk mencari tanda-tanda dari dugaan-adanya kuil Solomon, menambahkan bahwa jika kebohongan ini tidak disanggah, dunia akan mempercayainya.

Najm menggarisbawahi bahwa jumlah penggalian ini berjumlah mencapai lebih dari 60 terowongan, yang paling serius adalah terowongan bagian barat Masjid Aqsa yang terdiri dari dua lantai dan ruangan-ruangan bawah tanah.

Sheikh Salah membenarkan bahwa pemerintah penjajah Israel ingin menyingkirkan setiap bentuk kedaulatan Muslim, Arab, atau Palestina di Masjid Al-Aqsa kemudian mencoba untuk melumpuhkan pemeliharaan Masjid Aqsa hingga akhirnya merobohkannya dengan paksa. (dn/im/sm/smedia)

DELAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN GURU

Untuk dapat melaksanakan proses belajar mengajar semacam ini, ada beberapa strategi mengajar yang disarankan untuk dapat diimplementasikan oleh guru dalam proses pembelajaran, yaitu :

(1). Menggunakan alat peraga.

Penggunaan alat peraga yang berwujud benda nyata, membantu anak untuk memahami suatu konsep. Penggunaan alat peraga dengan berbagai cara, observasi terhadap alat peraga dan melihat reaksi yang terjadi pada alat peraga melatih anak untuk mengembangkan daya fikir, nalar sekaligus melatih keterampilan fisiknya.

(2). Modifikasi alat peraga.
Dengan alat peraga yang disediakan, guru dapat melakukan kegiatan bersama siswa terhadap alat peraga tersebut. Ada empat pendekatan yang dapat diterapkan dalam mempergunakan alat peraga. Tiap pendekatan dapat dipilih sesuai dengan tingkat perkembangan anak.

Pendekatan pertama dilakukan dengan berbuat terhadap suatu objek dan melihat bagaimana objek itu bereaksi. Pendekatan kedua, berbuat terhadap suatu objek untuk menghasilkan efek yang diinginkan. Pendekatan ketiga, membangun kesadaran begaimana seseorang dapat menghasilkan efek yang diinginkan dan pendekatan ke empat melakukan penjelasan terhadap kegiatan yang baru dilakukan.

(3). Memperkenalkan kegiatan yang layak dan menarik.
Lakukanlah kegiatan yang menarik sesuai keinginan siswa. Jangan memaksakan suatu kegiatan dan berikanlah kebebasan kepada siswa untuk menolak atau menerima saran-saran yang diajukan. Proses belajar akan berjalan baik bila siswa terlibat secara langsung.

(4). Menciptakan pertanyaan-pertanyaan, masalah-masalah dan pemecahannya.
Metode pembelajaran saat ini sudah-mulai diarahkan pada kemampuan memecahkan permasalahan. Tetapi jarang diterapkan pentingnya perumusan masalah dan penciptaan pertanyaan permasalahan. Penciptaan pertanyaan dan perumusan masalah akan melatih siswa untuk mengenali permasalahan yang timbul di sekelilingnya dan berusaha untuk memecahkan masalah yang ada. Konstruksi pertanyaan dan permasalahan merupakan bagian paling penting dan kreatif yang diabaikan dalam pendidikan ilmu pengetahuan.

(5). Mengajak siswa untuk saling berinteraksi.
Menurut Piaget, pertukaran gagasan tidak dapat dihindari untuk perkembangan penalaran. Walaupun penalaran tidak dapat di-ajarkan secara langsung, per-kembangkannya dapat distimulasi melalui interaksi dengan siswa pada tingkat yang sama. Para siswa hendaknya dianjurkan untuk memiliki pendapat sendiri, mengemukakannya, mempertahankannya dan merasa bertanggung jawab atasnya. Hal ini akhirnya memupuk ekuilibrasi, konstruktif dan membuat para siswa lebih cerdas dan termotivasi untuk terus belajar dibandingkan dengan belajar untuk jawaban benar saja.

(6). Menghindari istilah – istilah teknis dan menekankan untuk berfikir.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bahasa dapat memperjelas dan memperkaya gagasan/ide para siswa pada tingkat perkembangan yang tinggi. Tetapi istilah-istilah teknis dalam pembelajaran seringkali merintangi alam fikir mereka karena mereka terpaku pada satu istilah saja tanpa memahami konsep dasar istilah tersebut.

(7). Menganjurkan siswa berpikir dengan cara mereka sendiri.
Ada kalanya siswa membandingkan hal yang salah namun mereka hendaknya tetap dianjurkan untuk berpikir dengan cara mereka sendiri. Sebagian intuisi mereka mungkin ada yang salah dan ada Juga yang benar. Yang perlu dilakukan ialah menelusuri ide yang mereka miliki dan mengkoordinasikannya agar para siswa terbiasa dengan proses berpikir itu sendiri.

(8). Perkenalan ulang (reintroduce).
Kegiatan yang dilakukan diatas diharapkan dapat merangsang daya tarik siswa terhadap suatu pelajaran. Dengan demikian konsep yang diajarkan haruslah mengaju pada materi yang dapat membantu siswa dalam memahami dunianya.

Dunia anak yang dimaksud ialah segala sesuatu yang dihadapi anak baik di rumah, di sekolah maupun di tempat bermain. Berkaitan dengan pengajaran di sekolah dasar, dunia anak merupakan segala sesuatu yang ada di masyarakat atau gejala-gejala sosial yang berada di sekitar lingkungan anak baginya merupakan pertanyaan yang ingin dipecahkan dan akan segera dijawab dengan pengajaran yang berkenaan.

Sehubungan dengan hal tersebut, pemilihan metode mengajar pun harus sesuai dengan materi yang akan disampaikan dan membuat suasana belajar yang menyenangkan. Setiap kali mengajar, sesuai dengan pendekatan konstruktivisme, guru hendaknya menggunakan appersepsi untuk mengungkapkan pengetahuan awal siswa.

Hal ini akan mampermudah proses pembelajaran karena guru telah terlebih dulu mengetahui apa yang sudah ketahui oleh siswa sehingga dengan mudah guru dapat menyampaikan materi yang baru. Semoga.***

Strategi Pembelajaran Guru oleh Isjoni, Pakar pendidikan Riau.

TIPS SAAT EMERGENCY

Beberapa Hal Penting yang perlu kita waspadai dan dapat dilakukan sesuatu untuk mengatasinya. Mudah-mudahan berguna untuk Kita semua :

1. Jika anda sedang terancam jiwanya karena dirampok/ditodong seseorang untuk mengeluarkan uang dari ATM
maka anda bisa minta pertolongan diam2 dengan memberikan nomor pin secara terbalik,
misal no asli pin anda 1254 input 4521 di atm maka mesin akan mengeluarkan uang anda juga tanda bahaya ke kantor polisi tanpa diketahui pencuri tsb.
Fasilitas ini tersedia di seluruh ATM tapi hanya sedikit orang yang tahu, tolong kasih tahu info kepada yang lain.

2. Nomor darurat.
Nomor darurat untuk telepon genggam adalah 112. Jika anda sedang di daerah yang tidak menerima sinyal HP dan perlu memanggil pertolongan, silahkan tekan 112, dan HP akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomor darurat bagi anda,
dan yang menarik nomor 112 dapat ditekan biarpun keypad dilock.

3. Kunci mobil ada ketinggalan di dalam mobil?
Anda memakai kunci remote? Kalau kunci anda ketinggalan dalam mobil dan remote cadangannya di rumah, tinggal telpon orang rumah dengan HP, lalu dekatkan HP anda kurang lebih 30 cm dari mobil, dan minta orang rumah untuk menekan tombol pembuka pada remote cadangan yang ada dirumah (waktu menekan tombol pembuka remote, minta orang rumah mendekatkan remotenya ke telepon yang dipakainya).

4. Baterai cadangan tersembunyi
Kalau baterai anda hampir habis, padahal anda sedang menunggu telpon penting, dan telpon anda dibuat oleh NOKIA, silahkan tekan *3370#, maka telpon anda otomatis restart dan baterai akan bertambah 50%.
Baterai cadangan ini akan terisi waktu anda mencharge HP anda.

5. Cara untuk men-cek keabsahan mobil/motor anda (Jakarta area only)
Ketik : contoh metro b86301o (merah no polisi anda) Kirim ke 1717, nanti akan ada balasan dari kepolisian mengenai data2 kendaraan anda, tips ini juga berguna untuk mengetahui data2 mobil bekas yang hendak anda beli/incar.(Info Ihsan bisa)

KENAPA SIICH NILAI ANAK PADA MEROSOT

GURU A : Soalnya anak-anak tidak pokus belajar, alias sudah ada gangguan baik itu datang dari dalam mau pun datang dari luar

GURU B : Anak-anak tidak mau mengulang pelajarannya di rumah, sekolah tempat belajar di rumah tempat bermain ini sebaian anggapan anak. Dan anggapan mereka kalau ada ulangan (test) anak baru sibuk belajar di rumah

GURU C : Harusnya pemikiran anak itu diubah yang tadinya sekolah mencari nilai sekarang sekolah mendapatkan ilmu

GURU D : Emangnya mental anak-anak itu sudah terganggu oleh keadaan lingkungan mulai dari siaran TV, Games dan ditambah oleh keadaan dirumah mereka yang orang tuanya cuek mau belajar ya belajar mau nonton TV ya nonton orang tua tidak mau memperhatikannya dan mereka menyerahkan semua sama guru

GURU E : Lho lho jangan ribut-ribut inikan diskusi biar ketemu jalan keluarnya coba kita tanyakan sama teman Blogger berpendapat gimana ????

Terjemahan Baru al-Qur’an Bermasalah?

alquranTerjemah al-Qur’an yang baru mengundang kontroversi. Benarkah banyak masalah dalam proses penerjemahannya?

Kodiran Salim, seorang dai di Jakarta, sempat bertanya-tanya ketika mendiskusikan terjemahan surat Ali Imran ayat 55, tentang masalah Nabi Isa as, pada terjemahan al-Qur’an yang baru. Dia merasa ada yang kurang sreg. Kemudian dia membandingkan terjemahan itu dengan terjemahan al-Qur’an yang lama. “Terjemahan yang lama lebih mudah dipahami,” katanya.

Adapun ayat yang dipertanyakan Kodiran dalam terjemahan versi baru adalah, “Wahai Isa aku mengambilmu dan mengangkatmu kepada-Ku, serta menyucikanmu dari orang-orang yang kafir.” Sedangkan dalam terjemahan lama, bukan sekadar mengambil atau mengangkat Nabi Isa menghadap Allah, tapi juga menyampaikan akhir ajalnya.

Ternyata bukan hanya Kodiran yang mempertanyakan masalah tersebut, Fauziah, mahasiswi FISIP Universitas Indonesia (UI), juga turut mempersoalkan ayat itu. Dia khawatir jangan-jangan terjemahannya diselewengkan.

Setelah ditelusuri, ternyata ada beberapa terjemahan baru menggantikan yang lama. Jika pembaca memerhatikan terjemahan al-Baqarah ayat 143, maka akan menemukan istilah ummatan wasathan. Dalam terjemahan lama diartikan ‘umat yang adil dan pilihan’.

Sedangkan dalam terjemahan baru artinya ‘umat pertengahan’. Di beberapa bagian terjemahan baru ada catatan untuk terjemahan ini, maksudnya umat yang seimbang antara kehidupan dunia dan akhirat.

Dalam surat al-An’am ayat 137 juga ada perubahan. Kata-kata katsir berarti ‘setan’ menurut terjemahan baru. Berbeda dengan terjemahan lama yang mengartikannya ‘pemimpin’.

Lantas mana yang salah dan mana yang benar? Bagian Kajian al-Qur’an, Mukhlis Hanafi dan Muhammad Shohib Thahar, Ketua Tim Pentashih al-Qur’an mengatakan tidak ada terjemahan al-Qur’an yang paling benar. Keduanya sepakat, jika ingin tahu maksud sebenarnya, kita harus memahami bahasa Arab.

“Jika pembaca ingin mendapatkan penjelasan lebih panjang lagi, maka sudah ada di tafsir-tafsir al-Qur’an,” kata Mukhlis.

Memang Mukhlis mendapatkan sejumlah perbedaan dalam terjemahan baru setelah ia mempelajarinya dengan seksama dan merujuk ke tafsir-tafsir al-Qur’an. Terkait dengan surat Ali Imran: 55, menurut Mukhlis, bukan hanya terjemahannya saja yang beragam, ulama pun memahaminya berbeda-beda.

“Sebagian besar ulama mengartikan Allah SWT mewafatkan Nabi Isa terlebih dulu. Tapi Ibnu Asyur -ulama besar Tunisia- berpendapat, Isa diangkat dulu ke langit. Masalah kematiannya tidak diketahui kapan,” kata Mukhlis. Baca selebihnya »

HOW TO IMPROVE YOUR ENGLISH ?

Oleh: Suryani

Mengikuti kursus (jika adakesempatan, kenapa tidak)

Percaya diri dalam menggunakan Bahasa Inggris dengan sesama teman

Berusaha menggunakan Bahasa Ingris dengan guru yang bersangkutan tanpa takut salah pada tata bahasa

Memperhatikan bentuk kalimat yang benar yang diberikan guru ketika memperbaiki kesalahan siswa

Mengulang dengan menggunakan bentuk pola kalimat yang benar yang diberikan oleh guru (Bahasa Inggris)

Memantau kesalahan sendiri sehingga tidak mengulang kesalahan yang sama

Memaksa diri untuk berbicara Bahasa Inggris dengan benar

Berusaha untuk bicara Bahasa Inggris baik didalam maupun di luar kelas.

Berpartisipasi dengan aktif ketika ada diskusi dengan Bahasa Inggris di dalam kelas

Banyak membaca buku-buku berbahasa Inggris

Menulis kembali dalam Bahasa Inggris apa yang sudah dibaca.

Selalu mengerjakan tugas yang diberikan guru.Oleh

Suryani
Guru SMP Nurul Falah Pekanbaru